KUMPULAN DZIKIR & DOA

AL-HALLAJ


Kalaw ini namanya cinta sejati, yang tak tergoyahkan, meski badai kematian membentang dihadapannya. sebut saja namanya Al-Hallaj, seorang sufi besar yang pada akhir hayatnya dibunuh lewat eksekusi tragis oleh Algoco Al-Harits As-Sayyaf, dihadapan Gurunya sendiri Al-Imam Junaid AL-BaghdadI dan sahabat karibnya Al-Imam As-Sibli (W: 334).

Meski banyak orang yang mengatakan, dia adalah orang gila tapi juga tidak dipungkiri banyak juga orang yang mengatakan dia adalah "Waliyullah" kekasih Alloh.
Dalam kitab Ath-Thawasiin, sedikit menyinggung tentang jawaban Al-Hallaj dari nasehat gurunya Al-Imam Junaid Al-Baghdad.

وإن قُتلتُ أو صُلبتُ أو قُطّعت يداي ورجلاي ما رجعتُ عن دعواي
Jika aku dibunuh atau disalib atau dipotong kedua tangan dan kakiku. aku tdk akan surut dari apa yang aku dakwakan.

Sedikit sebelum kematiannya beliau melantunkan sair yang kemudian terkenal dengan sair AL-Hallaj.
أُقْتُلُوْنِيْ يَا ثِقَاتِـــيْ إنَّ فِيْ قَتـْلِيْ حَيَاتِــــيْ
وَ مَمَاتِـيْ فِيْ حَيَاتِـيْ وَحَيَاتِيْ فِيْ مَمَاتِـيْ
أَنَّ عِنْـدِيْ مَحْو ذَاتِـيْ مِنْ أَجّل الْمَكْرُمَـاتِ
وَبَقَائِـْي فِيْ صَفَاتِـيْ مِنْ قَبِيْحِ السّيّئَــاتِ

Bunuhlah aku oh kekasihku.
Kematianku ada dalam hidupku.
Kematianku adalah kehidupanku.
Hidupku ada dalam kematianku.
Ketiadaanku adalah kehormatan besar.
Hidupku seperti ini tak lagi berharga.
Kekalanku dalam sifatku adalah keburukan, yang tercela.

Sebenarnya sair ini ada 20bait, tapi terlalu panjang jika disebutkan.


Sabtu,03/05/2014


Tidak ada komentar:

Posting Komentar